Tokoh Pahlawan Teuku Cik Di Tiro

tengku cik di tiro  -tengku tjhik di tiro - faizalhusaeni.com

Teuku Cik Di Tiro lahir di Cumbok Lamlo, Tiro, Aceh pada tahun 1836. Nama aslinya adalah Muhammad Saman. Teuku Cik Di Tiro lahir dari pasangan Teungku Syech Ubaidillah dan Siti Aisyah, putri Teungku Sjech Abdussalam Muda Tiro, Ia berasal dari keluarga yang religius.

Teuku Cik Di Tiro sempat memperdalam ilmu agamanya ketika menunaikan ibadah haji di Mekkah. Ketika di Mekkah, Teuku Cik Diro tidak hanya belajar mengenai agama, tetapi juga perjuangan pemimpin-pemimpin Arab melawan imperialisme dan kolonialisme.

Pengalaman di Arab telah membentuk dirinya menjadi pejuang yang sanggup berkorban apa saja demi tegaknya kehidupan agama dan bangsa. Keyakinan inilah menjadi jiwa dari kehidupan Teuku Cik Di Tiro hingga ia membentuk pasukan perang yang terkenal dengan sebutan Angkatan Perang Sabil.

Angkatan Perang Sabil sangat tangguh dan gigih menentang Kolonial Belanda. Ketangguhan pasukannya terbukti pada saat merebut benteng Belanda di Indrapuri pada tahun 1881, kemudian dilanjutkan dengan perjuangan di Benteng Lambaro, dan Aneuk Galong.

Seperti diketahui, banhwa kolonial Belanda telah menjajah bumi Serambi Mekah sejak tahun 1873. Pada akhir tahun 1883, Teuku Ci Di Tiro menetapkan strategi perang, agar Belanda dapat terusir dari bumi Aceh. Pada peperangan pertama, pemimpin Belanda saat itu, Mayor Jenderal Kohler terbunuh. Pada bulan Mei tahun 1881, pasukan Cik Di Tiro dapat merebut benteng Belanda di Lambaro, Aneuk Galong.

Namun karena kelicikan siasat Belanda di saat perang berkecamuk, makanan yang dikirim untuknya sudah dibubuhi racun sehingga Teuku Cik Di Tiro wafat pada bulan Januari 1891. Kegigihan dan keberaniannya serta pantang menyerah dalam menentang penjajahan Belanda patut menjadi teladan bagi kita semua dewasa ini. Atas perjuangannya, pemerintah kemudian menganugerahkan gelar pahlawan Nasional kepada Teuku Cik Di Tiro dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 087/TK/1973 tanggal 6 November 1973.

0 Response to "Tokoh Pahlawan Teuku Cik Di Tiro"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel