Faktor apa saja yang menyebabkan kesulitan belajar?

Faktor apa saja yang menyebabkan kesulitan belajar - faktor penyebab kesulitan belajar - faizalhusaeni.com - faizal husaeni

Banyak hal yang dapat menghambat dan mengganggu kemajuan belajar, bahkan sering juga terjadi suatu kegagalan. Lantas faktor apa saja yang menyebabkan kesulitan belajar itu? Banyak hal atau hambatan yang menyebabkannya, tetapi pada pokoknya dapat digolongkan menjadi dua faktor, yaitu sebagai berikut.

1)  Faktor Indogin, adalah faktor yang datang dari diri pelajar atau siswa sendiri. Faktor ini meliputi; faktor biologis (jasmaniah) dan faktor psikologis (rohaniah).

2)  Faktor Eksogin, adalah faktor yang datang dari luar pelajar atau siswa. Faktor ini meliputi; faktor lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.


1.  Faktor Indogin

a. Faktor Biologis, adalah faktor yang berhubungan dengan jasmaniah anak atau siswa. Faktor ini misalkan:

1) Kesehatan, kesehatan adalah faktor penting di dalam belajar. Pelajar atau siswa yang tidak sehat badannya, tentu tidak dapat belajar dengan baik. Konsentrasinya akan terganggu dan pelajaran sukar masuk. Begitu juga dengan anak yang badannya lemah, sering pusing dan sebagainya tidak akan tahan dalam belajar karena anak akan cepat lelah.

2) Cacat Badan, cacat badan dapat menghambat menghambat belajar dan yang termasuk cacat badan, misalkan setengah buta, setengah tuli, gangguan bicara, tangan hanya satu dan lainnya. Anak-anak cacat seperti ini hendaknya dimasukkan dalam pendidikan khusus atau Pendidikan Luar Biasa.

b. Faktor Psikologis

1)  Intelegensi, faktor intelegensi adalah faktor indogin yang sangat besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar anak. Bilamana pembawaan intelegensi anak memang rendah, maka anak tersebut akan sukar mencapai hasil belajar yang baik. Selain faktor intelegensi atau kecerdasan, ada pula faktor lain, yaitu cacat-cacat mental dan cacat yang dibawa sejak lahir. Seperti cacat idiosi, embisilitas, dan debilitas.

2)  Perhatian, merupakan faktor penting dalam usaha belajar anak. Untuk dapat menjamin belajar yang baik, anak harus ada perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya. Apabila bahan pelajaran itu tidak menarik baginya, maka timbul rasa bosan, malas dan belajarnya harus dikejar-kejar. Sehingga prestasi belajarnya menurun dan kurang memuaskan.

3)  Minat, bahan pelajaran yang menarik minat atau keinginan anak akan dapat dipelajari oleh anak dengan sebaik-baiknya. Sebaliknya bahan yang tidak sesuai dengan minat atau keinginan anak pasti sulit dipelajari dengan baik, karena tidak ada daya tarik banginya.

4)  Bakat, bagi anak yang mempunyai bakat dokter, si anak pasti belajarnya bagus, sehingga ia merasa senang dan selalu berusaha lebih giat lagi. Bagi anak yang selalu gagal, maka kesenangan belajarnya akan semakin berkurang dan mengalami kesukaran-kesukaran. Oleh karenanya bakat juga menjadi penentu suksesnya belajar.

5)  Emosi, dalam keadaan emosi yang mendalam ini tentu belajarnya mengalami hambatan-hambatan. Anak-anak semacam ini membutuhkan situasi yang cukup tenang dan penuh pengertian agar belajarnya dapat lancar.


2. Faktor Eksogin, Selain faktor indogin (faktor yang datang dari diri anak sendiri) ada pula faktor eksogin (faktor yang datang dari luar) yang lebih beragam. faktor ini meliputi faktor keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat.

a. Lingkungan Keluarga, meliputi faktor orang tua, faktor suasana rumah, dan faktor keadaan ekonomi keluarga.

1) Faktor orang tua, faktor orang tua merupakan faktor yang besar pengaruhnya terhadap kemajuan belajar anak. Orang tua yang dapat mendidik anak-anaknya dengan cara memberikan pendidikan yang baik tentu akan sukses dalam belajarnya. Hubungan orang tua dengan anak haruslah harmonis, jangan sampai orang tua kurang perhatian kepada anak-anaknya.

2) Faktor suasana rumah, lingkungan keluarga lain yang dapat mempengaruhi usaha belajar anak adalah faktor suasana rumah. Suasana rumah yang terlalu gaduh atau terlalu ramai tidak akan memberikan anak belajar dengan baik. Misalkan, rumah dengan keluarga besar atau banyak penghuninya.

3) Faktor ekonomi keluarga, faktor ekonomi keluarga banyak menentukan juga dalam belajar anak. Misalnya, anak dari keluarga mampu dapat membeli alat-alat sekolah dengan lengkap, sebaliknya anak-anak dari keluarga miskin tidak dapat membeli alat-alat tersebut. Dengan alat yang serba tidak lengkap inilah, maka hati anak-anak menjadi kecewa, mundur, dan putus asa sehingga dorongan belajar mereka menjadi kurang.

b. Lingkungan sekolah, lingkungan sekolah kadang juga menjadikan faktor hambatan bagi anak. Termasuk dalam faktor ini, yaitu:
1)  Cara penyajian pelajaran yang kurang baik
2)  Hubungan guru dan murid kurang baik
3)  Hubungan antara anak dengan anak kurang menyenangkan
4)  Bahan pelajaran yang terlalu tinggi di atas ukuran normal kemampuan anak
5)  Alat-alat belajar di sekolah serba tidak lengkap
6)  Jam-jam pelajaran yang kurang baik. Misalnya, sekolah yang masuk siang di mana udara yang sangat panas mempunyai pengaruh yang melelahkan.

c. Lingkungan masyarakat, lingkungan masyarakat termasuk lingkungan masyarakat yang dapat menghambat kemajuan belajar anak ialah sebagai berikut.
1) Media massa, seperti handphone, bioskop, radio, televisi, surat kabar, majalah dan sebagainya. Semua itu dapat memberi pengaruh yang kurang baik terhadap anak.
2) Teman bergaul yang memberikan pengaruh yang tidak baik.
3) Adanya kegiatan-kegiatan dalam masyarakat, misalkan adanya tugas-tugas organisasi, belajar pencak silat, belajar menari dan lain sebagainya.
Selalu ada jalan keluar di setiap kesulitan. Kuncinya, jangan menyerah terus berusaha dan iringi dengan doa.

0 Response to "Faktor apa saja yang menyebabkan kesulitan belajar?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel